Novel
Dewa Ra memulai sebuah kehidupan dari satu kata yang berdiam di mulutnya. Semakin lama, semakin banyak. Kata-kata sudah memenuhi mulutnya sekarang, menindih lidahnya, dan mendorong gigi serta bibirnya. Ia memiliki begitu banyak kata untuk diucapkan. Keinginan mendesaknya. Dari keinginan itu terbentuklah paru-paru, kotak suara, dan otot untuk menggerakkan semuanya.
Novel Remaja
Novel Remaja
Cerita Karya Anak
Cerita Karya Anak
Fiksi Remaja
Fiksi Remaja
Fiksi
Cerita Karya Anak
Cerita Anak
Novel Dewasa
Novel
petualangan Tintin